Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dan Ketahanan Logistik Pangan pada Sektor Pertanian di Kota Jayapura
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengukuran kinerja rantai pasok dan solusi dalam menghadapi permasalahan rantai pasok pada sektor pertanian di Kota Jayapura, Papua. Permasalahan rantai pasok di Kota Jayapura dipengaruhi oleh tingginya biaya distribusi, keterlambatan pengiriman, fluktuasi harga pangan, rendahnya visibilitas informasi, dan dampak perubahan cuaca. Penelitian ini menggunnakan dua pendekatan analisis, yaitu penelitian di lapangan dan literatur review. Penelitian di lapangan menggunakan metode kuantitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang terdiri dari petani, distributor, pedagang, dan konsumen di Kota Jayapura. Sementara itu, literatur review dilakukan dengan menganalisis 15 artikel ilmiah terkait rantai pasok yang diterbitkan pada tahun 2020-2024. Data sekunder di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Food and Agriculture Organization (FAO), dan World Bank Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya biaya distribusi menjadi permasalahan utama dalam penelitian di lapangan dengan persentase 32%, sedangkan hasil literatur review menunjukkan bahwa dampak COVID-19 menjadi faktor dominan dalam permasalahan rantai pasok global sebesar 20%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan infrastruktur logistik, digitalisasi rantai pasok, dan peningkatan koordinasi antar pelaku usaha sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi pangan dan menjaga stabilitas rantai pasok pertanian di Kota Jayapura.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Cara Mengutip
Referensi
Choi, J., & Lee, S. (2020). Pengembangan Infrastruktur, Reformasi Regulasi, dan Penambahan Nilai Industri: Bukti dari Korea Selatan dan Vietnam. Asia-Pacific Economic Review, 18, 245–263. https://www.scirp.org/reference/referencespapers?referenceid=4118418
Direktorat Jenderal Hortikultura. (2020). Revisi I Direktorat Jenderal Hortikultura.
Gomes et al. (2020). Sistem Agroforestri Dapat Meredakan Dampak Perubahan Iklim pada Produksi Kopi: Penilaian Spasial Eksplisit di Brasil. Pertanian, Ekosistem Dan Lingkungan, 294. https://doi.org/10.1016/j.agee.2020.106858
Makudza et al. (2020). Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Pembelian Konsumen di Industri Telepon Seluler di Zimbabwe. Jurnal Keuangan Dan Manajemen Belanda, 4(2):65. https://www.researchgate.net/publication/346490279_The_Effect_of_Social_Media_on_Consumer_Purchase_Behaviour_in_the_Mobile_Telephony_Industry_in_Zimbabwe
Nadziroh, M. N. (2020). Peran Sektor Pertanian Dalam Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Agristan, 2(1), 52–60. https://doi.org/10.37058/JA.V2I1.2348
Rahayu, T. P. dan F., & Hermiatin. (2019). Rantai Pasokan Cerdas; Menyajikan Peluang Yang Belum Pernah Ada Sebelumnya Untuk Mengelola Rantai Pasokan Pertanian. Series: Energy and Engineering (EE), 2(4). https://doi.org/10.32734/ee.v2i4.685
Scala & Lindsay. (2021). Ketahanan rantai pasokan selama gangguan pandemi: Bukti dari sektor kesehatan. Manajemen Rantai Pasokan Jurnal Internasional. https://www.researchgate.net/publication/351763015_Supply_chain_resilience_during_pandemic_disruption_Evidence_from_healthcare
Srivastava et al. (2022). Supply Chain Management and the United Nations Sustainable Development Goals. Operations and Supply Chain Management An International Journal, 15(4), 505–515. doi:10.31387/oscm0510362
Stumpf et al. (2023). Assessing the value of supply chain management in the humanitarian context – An evidence-based research approach. Journal of Humanitarian Logistics and Supply Chain Management, 13, 1–9. https://research.wu.ac.at/en/publications/assessing-the-value-of-supply-chain-management-in-the-humanitaria/